Seorang mahasiswi di Cina memiliki perut yang kian hari kian membesar
hingga setara dengan perut wanita yang sedang hamil 6 bulan. Tak tahan
menjadi bahan pembicaraan teman-teman kuliah, ia akhirnya memutuskan
untuk periksa ke dokter. Tak disangka dokter memvonisnya terkena kanker
stadium akhir! Yang lebih mengagetkan, penyebabnya tak lain adalah
makanan kesukaannya, BBQ…
BBQ telah menjadi camilan
wajib yang ia makan setiap malam, bahkan tak jarang ia tidak makan nasi
dan menjadikan BBQ makanan pokoknya. Hal ini telah mejadi kebiasaannya
selama dua tahun terakhir.
Dokter menyatakan bahwa bahan makanan BBQ kebanyakan adalah daging
olahan. Daging olahan yang dimasak dengan suhu tinggi menghasilkan zat
nitrosamin yang dapat menyebabkan kanker.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa daging olahan seperti
sosis, bacon dan ham dapat menyebabkan kanker. Berdasarakan penelitian,
mengkonsumsi daging olahan sebanyak 50 gram per hari dapat meningkatkan
potensi kanker usus hingga 18%.
Menurut Cerpen, bukan berarti kita tidak boleh mengkonsumsi daging
olahan sama sekali. Kita boleh mengkonsumsi daging olahan asal tidak
terlalu sering dan tidak mengkonsumsi dalam jumlah banyak. Selain itu,
perbanyak konsumsi sayur mayur dan buah-buahan serta olahraga secara
teratur agar menjaga kondisi badan tetap sehat!
